Saya sangat suka dengan definisi Brad Sugars mengenai bisnis, yaitu: bisnis adalah suatu usaha komersial yang menguntungkan dan berjalan tanpa keterlibatan anda. Untuk mencapai kondisi itu tentunya ada caranya. Ada ilmunya. Ada tahapannya. Menurut Brad Sugars, ada 6 tahap dalam membangun dan mengembangkan bisnis:
1. Mastery
2. Niche
3. Leverage
4. Niche
5. Result
Saya akan coba bahas mengenai tahap yang pertama. Mastery - adalah tahap awal dalam mengembangkan bisnis. Bagaimana bisnis itu bisa menghasilkan profit secara produktif berdasarkan informasi yang cukup untuk pengambilan keputusan.
Apa saja yang harus di-mastery (dikuasai)?

1. Uang, atau cashflow. Yaitu bagaimana kita menguasai data keuangan historis dan bagaimana dengan data itu kita bisa melakukan sesuatu di masa depan. Cashflow is king. Dengan cashflow itu kita mau buat apa? Jangan terpaku pada mengejar profit di kertas, tapi uangnya nggak ada di tangan. Anda harus kuasai ini. Ini adalah pondasi bisnis anda. Dengan cashflow yang kuat, apa pun bisa anda lakukan.


2. Target break even atau titik impas. Berapa banyak produk yang harus dijual, atau berapa banyak pelanggan, atau berapa rupiah penjualan per hari yang dibutuhkan untuk mencapai target titik impas itu. Kalau anda nggak tahu ini, bisa bahaya... Misalnya, sewa tempat, biaya, plus gaji karyawan per bulan adalah 3 juta, artinya biaya anda adalah 100 ribu per hari, berarti keuntungan yang harus diperoleh adalah minimal 100 ribu per hari. As simple as that.


3. Profit margin atau marjin keuntungan. Harus ditarget atau dibuat budgetnya, berapa profit margin yang harus didapat per hari untuk mencapai target yang diinginkan. Harus jelas berapa persentasenya atau nilai nominalnya. Mengutak-atik hitungan margin ini merupakan keasyikan tersendiri bagi saya. Inilah salah satu permainan bisnis yang menggairahkan.


4. Reporting atau pelaporan. Anda harus tahu angka-angka vital dalam bisnis anda per hari, per minggu, per bulan sehingga anda bisa membuat keputusan berdasarkan ini di masa depan. Berapa produk terjual hari ini, berapa marginnya, berapa jumlah transaksi hari ini, berapa prospek yang masuk ke dalam toko, dan sebagainya. Anda harus tahu ini.


5. Test and Measure atau uji ukur. Apa pun yang anda lakukan harus diuji dan diukur hasilnya. Jangan pernah melakukan sesuatu tanpa diukur tingkat keberhasilannya. Buat indikator kinerja kunci, yaitu apa saja indikator-indikator di bisnis anda yang merupakan kunci atau penentu vital. Harus anda identifikasi faktor-faktor ini. Misalnya anda buat brosur. Berapa biayanya? Bagaimana hasilnya? Untung atau rugi? Kalau untung, lanjutkan. Kalau rugi, diubah, diperbaiki atau dihentikan.


6. Delivery. Delivery juga saya artikan memberikan apa yang anda janjikan. Kalau anda sudah terima uangnya, ya anda harus berikan barangnya sesuai yang anda janjikan mencakup jumlah, kualitas dan waktu pengirimannya. Jangan berusaha menjanjikan yang hebat atau superior. Lebih baik yang biasa-biasa saja tapi konsisten. Berusahalah menutupi setiap lubang kelemahan yang ada. Sedikit demi sedikit.


7. Time. Kuasilah waktu. Produktivitas anda, bisnis anda, organisasi anda sangat tergantung kepada kemampuan anda menguasai waktu. Banyak teori mengenai penguasaan waktu ini, misalnya teori pareto (prinsip 80/20) atau the power of least effort.


8. Goal atau tujuan. Tujuan itu harus jelas dan disampaikan kepada organisasi kita. Tujuan itulah sebagai penunjuk arah bagi orang-orang yang mengikuti di belakang kita. Dari mana kita melangkah dan sampai di mana kita nanti, harus jelas dimengerti oleh mereka.


9. Self mastery. Menguasai diri sendiri, atau pengendalian diri. Ini menyangkut disiplin. Ini menyangkut fokus. Ini adalah harga yang harus anda bayar untuk mencapai kesuksesan.


Saya sendiri masih terus belajar dan mempraktekkan ilmu dari guru small business ini. Ilmunya banyak yang masuk akal buat saya. Cocok dengan kondisi bisnis yang saya jalankan saat ini. Mudah-mudahan cocok juga untuk bisnis anda.


Diposting oleh Badroni Yuzirman

 
 

Jika anda ingin bebas secara finansial, kaya raya dan pensiun dengan berkelimpahan, ikuti 4 syarat sederhana yang diajukan oleh Brian Tracy ini. Keempat syarat ini sih tidak ada yang aneh dan baru. Sederhana sekali. Cuma, dalam pelaksanaannya… .Nah di situlah ujian terberatnya… Keempat syarat ini dapat disingkat menjadi rumus 4 D, yaitu:

1. Anda harus benar-benar menginginkannya (Desire). Anda harus benar-benar menginginkan kebebasan finansial itu dengan komitmen penuh dan tak tergoyahkan. Anda harus bersedia mengorbankan dan menunda kesenangan jangka pendek demi menikmati kesuksesan finansial jangka panjang.
Tunda segala pengeluaran yang sifatnya konsumtif seperti membeli mobil mewah, rumah besar, pakaian baru atau peralatan elektronik baru. Itu semua adalah spending yang “mematikan” uang anda. Investasikanlah uang itu untuk mengembangkan bisnis, untuk pendidikan anda alias untuk leher ke atas, untuk menciptakan passive income. Seorang teman TDA yang baru memulai bisnis, merasakan perubahan pola pengeluaran uangnya setelah menjalani bisnis. Biasanya ia dengan mudahnya mengeluarkan uang untuk membeli pakaian baru. Sekarang, setiap ada keinginan membeli pakaian baru, ia selalu berpikir, “Ah, sayang ah uangnya. Mendingan buat beli barang untuk nambah stok”. Seorang teman berkeluh kesah mengenai bisnisnya yang jalan di tempat. Sementara teman-teman lainnya sudah berlari kencang. Ia mulai menyalahkan “kurikulum” yang diajarkan di TDA. Saya cuma menanggapinya dengan singkat, “sebenarnya, seberapa kuatkah keinginan anda untuk mengembangkan bisnis ini?”

2. Anda harus membuat keputusan (Decision). Putuskan sekarang juga bahwa anda menginginkan kebebasan finansial. Anda harus bersedia membayar berapa pun harganya untuk mencapi tujuan itu.
Ingat, apa yang anda alami hari ini adalah hasil dari keputusan anda di masa lalu. Apa yang akan anda alami di masa mendatang adalah hasil keputusan anda hari ini. Dengan kata lain, jumlah uang yang ada di rekening anda saat ini adalah konsekuensi keputusan anda beberapa waktu lalu. Nasib anda atau takdir anda ditentukan oleh keputusan yang anda ambi hari ini.

3. Anda harus punya tekad (Determination) . Anda harus berketetapan hati untuk bertahan sampai mencapai sukses, dengan segala konsekuensi tantangan dan hambatan yang dihadapi di dalam perjalanan mencapai itu.
Jangan pedulikan berapa kali anda jatuh. Syarat untuk menjadi sukses adalah bangkit lagi setiap kali jatuh. Kemarin di CNBC ada talshow Billionaire Inside bersama Donald Trump. Ketika diminta memberikan pesan terakhir kepada pemirsa, ia hanya mengatakan “Never give up! Don’t you ever give up!” Tekad dan ketahanan diri adalah syarat terpenting menuju kebebasan finansial.

4. Anda harus memaksa diri anda melakukannya (Discipline) . Anda harus mengembangkan kedisiplinan yang merupakan akumulasi tindakan-tindakan kecil dan rutin dalam perjalanan anda mencapai kebebasan finansial itu.
“Excellence, then is not an act, but a habit”, kata seorang filusuf (saya lupa, mungkin Plato ya). Anda harus bangun lebih pagi, bekerja lebih smart, berpikir lebih banyak, mempelajari hal-hal baru, mengikuti perkembangan terbaru di industri anda, dan menguasai keterampilan- keterampilan baru guna mengakselerasi pencapaian kebebasan finansial itu. Buatlah skala 1 sampai 10 untuk menilai diri anda dalam kaitannya dengan keempat D itu (Desire, Decision, Determination dan Discipline). Dengan begitu anda akan mengetahui seberapa baik anda saat ini dalam keempat kualitas itu. Berapa pun nilai anda, bertekadlah memperbaiki setiap bidang dengan melatih kualitas itu kapan pun di butuhkan. Isn’t that interesting?

Untuk referensi lebih lanjut, klik http://investracomm life.blogspot.com